Obat Mujarab Patah Hati


Kata orang obat patah hati itu cinta yang baru. Well... it does!!
Pernah mengalami putus cinta? gimana rasanya? enak? pengen lagi? pastinya nggak... rasanya pasti nggak enak. Orang yang kita sayang, jadi bagian hari-hari kita tiba-tiba jadi "orang lain". Perasaan bahwa kita belong to somebody tiba-tiba tergantikan dengan perasaan takut karena harus menghadapi semua sendiri.
Masa-masa awal putus biasanya terasa sangat berat, bahkan mungkin kita mengalami simptom-simptom depresi ringan. Tiap bangun tidur inget mantan kita, lalu jadi sedih banget. Kita jadi sulit untuk menjalani rutinitas yang biasanya dengan mudah kita selesaikan. Belum lagi bagi yang pacarannya sudah serius, orientasi masa depan bisa saja jadi rusak semua karena berakhirnya hubungan kita. Seperti masalah lainnya, kalau kita tidak dapat melewatinya dengan baik, akan berakibat pada kehidupan kita selanjutnya.
Jadi apa yang harus kita lakukan?
Kata orang obat patah hati itu cinta yang baru. Well... it does!! hehe... cara paling cepat untuk menyembuhkan patah hati adalah bertemu orang baru yang bisa memenuhi kebutuhan yang tadinya dipenuhi oleh mantan kita. Cara ini hampir seperti morphin yang tiba-tiba menghilangkan rasa sakit. Namun perlu diingat cara ini cuma boleh dilakukan kalau keadaan memungkinkan. Jangan memaksakan diri untuk dekat dengan seseorang yang sudah bahagia dengan pasangannya atau seseorang yang sebenarnya tidak menarik untuk kamu. Walaupun kamu sedang sakit hati, perlu terus diingat bahwa orang lain manusia dan punya hati yang bisa patah juga. :)
Tentu saja cara yang instan pasti ada efek sampingnya. sakit hati yang kamu rasakan tidak akan hilang begitu saja hanya karena kamu punya seseorang yang baru. Perlu waktu untuk benar-benar pulih dan kembali ke dunia lagi.. just take your time :)Paling nggak kamu punya seseorang yang siap sedia membuatmu merasa lebih baik.
Punya atau tidak punya teman dekat, dibawah ini ada tips-tips yang dapat membantu kamu melewati masa-masa sulit ini.

  • Let go!!. sadari bahwa hubungan kamu benar-benar sudah berakhir. Kamu tidak mungkin bisa melanjutkan hidupmu sampai kamu benar-benar menyerah untuk bersamanya. Buang jauh-jauh harapan bahwa kamu akan balik lagi sama dia.
  • Baikan sama diri sendiri. Maafkan dirimu sendiri akan segala kesalahan yang mungkin kamu lakukan selama berhubungan dengan mantan kamu. Berhenti berfikir "andai saja saya dulu... begini dan begitu". Hentikan!!
  • Sibukkan diri. Terus isi pikiran dan waktumu dengan hal-hal yang produktif dan menyenangkan. Kalau pikiranmu tidak bisa lepas dari mantanmu, buat badanmu sibuk. Usahakan untuk tidak sendirian. Carilah kebiasaan baru. Coba untuk menghindari kebiasaan yang kamu dan mantanmu selalu lakukan. Kamu bebas sekarang, kamu bisa menjadi apapun yang kamu mau.

  • Cari pengalaman baru. Sekarang saatnya memperluas cakrawalamu. Temukanlah bahwa ada banyak hal yang kaya dan menarik selain cintamu yang hilang.




[+/-]click to Read more...

Cinta Untuk Bumi




Bumi ini butuh cinta kita juga... Ikutan ya mematikan lampu dari jam 8.30 sampai 09.30 besok malam. :)

[+/-]click to Read more...

Dapet Award :)

akhirnya gw dapet award jugaa hehehe thanks to dodi yang menominasikan lovefirstaid jadi salah satu blog yang fabulous.


Seperti award-award yang lain, ada syarat-syaratnya:
1. Taruh awardnya di blog atau post kamu.
2. Nominasikan setidaknya 10 blog yang menurut kamu FABULOUS
3. Jangan lupa lengkap nama-nama nominatormu dengan link blog mereka masing-masing.
4. Kasih tau yang dinominasikan dengan cara kasih comment.
5. Jangan lupa link juga orang yang memberi kamu award.



1. awardnya ada d sidebar.
2.10 blog fabulous?
kalau Fabulous berarti extremely good, pleasant, or enjoyable,
jadinya nominasi gw:
1. diary-nya olive
2. Ochy
3. destria
4. emir hartanto
5. lumbung hati
6. Dharma nduuut
7. an inspired woman
8. Survei apa jalan2 :P
9. ahli romansa
10. Omnimaster


3. baru aje
4. Besok kalau M2-nya nggak selelet sekarang.
5. yup sudah.

Yak selamat yang sudah dinominasikan, semoga kalian semua senaaaaaang...



[+/-]click to Read more...

Cara memberi kritik kepada pasangan

Dalam setiap hubungan, pasti kita mengangan-angankan pasangan yang pas untuk kita. Dan berita buruknya, nggak ada yang benar-benar "pas".




Belum lagi kriteria pasangan "pas" yang belum tentu selalu tetap tidak berubah. Sebuah hubungan berkembang sejalan dengan perkembangan orang-orang yang ada didalamnya. Saat usia 20-an, seorang perempuan biasanya menginginkan dirinya punya arti bagi pasangannya. Jadi biasanya menuntut pasangannya untuk menceritakan hari-harinya sedetil-detilnya. Sedangkan pria yang baru beranjak dewasa di usia 20-an sedang aktif-aktifnya menjelajah dunia orang dewasa yang punya keinginan punya pacar seksi, cantik yang bisa dibanggakannya. Saat sang pacar yang cantik sudah banyak ngomong perasaan, migrain-migrain dan sakit kepala mulai menyerang. Itu baru di rentang usia dewasa awal, seseorang dengan usia yang lebih dewasa punya tuntutan lain yang disesuaikan dengan aspirasinya di masa perkembangan tertentu. Belum lagi kepribadian setiap orang yang katanya buku psikologi unik, setiap orang punya cita-cita yang berbeda dalam kehidupan cintanya.


Saat seseorang tidak cukup puas dengan pasangannya, dia akan mencoba untuk mengkomunikasikan ketidakpuasannya dalam bentuk kritik. Sayangnya kritik memang tidak mudah untuk diterima. Seorang laki-laki yang secara umum punya harga diri setinggi langit akan merasa terlalu diatur oleh pasangannya. Perlawanan-perlawanan terhadap kritik seperti "dia kaya nyokab gw, ngatur-ngatur..." atau "ribet banget si cewe gw nuntut terus.." akan muncul dibenak seorang pria. Untuk cewe yang pada intinya butuh penerimaan tanpa syarat dari pasangannya, akan merasa "tidak diterima apa adanya" atau lebih parah lagi "pacar saya tidak mencintai saya lagi".


Sampai akhir jaman pastinya jika dua orang memiliki hubungan yang sangat intens dan dekat, akan selalu ada perbedaan harapan, pikiran dan standar keadaan ideal dari setiap hal. Jadi bisa dibayangkan bagaimana beratnya kehidupan kita jika tidak dapat mengkomunikasikan kritik yang sebenarnya bertujuan membangun. Kata orang kritik itu pedas, jadi seperti apa kritik yang manis?


Menurut Evan Marc Katz, seorang dating expert, ada dua macam kritik. (walaupun bukan praktisi psikologi tapi tampaknya orang ini expert abis di masalah perkencanan)


Kritik yang membangun adalah kritik yang diberikan untuk keuntungan penerima kritik Kamu harus belajar untuk ngatur waktu lebih baik lagi kalau mau cepat lulus.



Kritik yang menjatuhkan diberikan untuk keuntungan si pemberi kritik.“Kamu bisa nggak lebih sering dateng. Aku butuh kamu banget.


Jadi yang pertama banget harus di fikirkan adalah, apakah kritik yang hendak kamu berikan sebenarnya untuk kepentingan pasanganmu atau untuk memenuhi kebutuhan kamu sendiri.


Saat kamu pergi bersama pasangan kamu ke pesta ulang tahun adik kamu, dimana semua keluarga akan datang, pasangan kamu datang dengan pakaian super resmi. Saat dipesta pun dia tidak sesantai biasanya dan nggak luwes bergaul dengan keluarga kamu. Saat perjalanan pulang dari pesta, kamu mulai mengevaluasi pesta tadi yang menurutmu sangat tidak menyenangkan. Pastinya niat kamu baik. Memberikan pengertian kepada pasangan kamu bahwa dia harus lebih santai saat berhadapan dengan keluarga kamu. Tapi sayangnya,pesan yang sampai kepadanya adalah kamu merasa dia tegang banget, kamu merasa dia tidak bisa dekat keluargamu, atau kamu tidak nyaman dengan caranya menyesuaikan diri dengan keluarga kamu. Kritik semacam ini terasa sebagai kritik yang diberikan agar kamu tidak malu didepan keluarga kamu. Dan akhirnya dia akan menyerang balik dengan berbagai manuver-manuver yang akhirnya membuat malam itu menjadi sangat kikuk dan penuh kritik yang menghancurkan. Jadi, pastikanlah kritik yang kita berikan memang untuk kebaikan pasangan kita.


Yang kedua, kita harus sadar bahwa kita nggak akan terus rajin berolah raga karena disuruh oleh ibu kita. Kita juga tidak akan berhenti merokok bahkan setelah dimarahi oleh guru. Kita juga nggak akan mulai mengerjakan tugas akhir bahkan setelah setiap teman kita menyuruh kita mulai mengerjakan. Seringkali daripada tidak, kita mengubah diri kita karena kita menyadari ada sesuatu yang salah dan kita ingin membenahinya. Saat kita merasa butuh untuk berubah, disaat itulah kita akan berubah menjadi lebih baik.


Lalu apakah jika merasa tidak nyaman dengan kebiasaan dia, kita harus diam saja? tentu saja tidak. Namun bicarakanlah apa yang kamu rasakan dengan cara yang dewasa. Berilah pasangan kamu saran yang akan membantunya memiliki kehidupan yang lebih baik dan batasilah intervensi anda sampai situ.Jangan lupa katakan bahwa perasaan anda tidak berubah karena kekurangan itu. Saat pasangan kita setuju dengan saran anda dan siap untuk berubah, saat itu lah kita bisa maju selangkah dengan mendukung dan membantunya melewati proses perubahan tersebut. Dengan cara ini, dia akan merasa anda menerimanya dan merasa dihargai sebagai individu dengan kelebihan dan kekurangannya.


Semoga artikel ini membantu teman-teman semua untuk mampu memberikan kritik yang terasa manis untuk pasangan kamu serta mempermudah melihat perhatian pasangan kamu saat dia memberikan kritik terhadap kamu. good luuck!!





[+/-]click to Read more...

Tempat yang Tepat Untuk Keperawanan Part 1 of 2


Kali ini saya akan membahas mengenai keperawanan. Bagian yang pertama, saya membicarakan keperawanan secara umum dari segi budaya dan apa yang terjadi belakangan ini terkait dengan bagaimana masyarakat memandang nilai sebuah keperawanan. Jangan lupa isi Pollingnya ya...
Bagian kedua, saya akan membahas bagaimana Indonesia memandang keperawanannya dan bagaimana psikologi membahas hal ini. Selamat membaca...



Penelitian lintas budaya yang dilakukan oleh Michael Bozon, menemukan bahwa budaya modern dapat dibagi tiga dalam kaitannya dengan keperawanan.


  • Kelompok yang pertama: Budaya dimana keluarga mengatur pernikahan untuk anak-anak yang akan atau baru saja mengalami pubertas. Pernikahan dilakukan kepada laki-laki yang usianya lebih tua. Usia laki-laki untuk berhubungan seks pertama kali (baik dalam atau diluar pernikahan)jauh lebih tua daripada usia wanita. India (Nepal)dan Sub-Saharan Africa (Mali, Senegal and Ethiopia)masuk pada kelompok ini.

  • Kelompok yang kedua: Budaya dimana keluarga menuntut anak-anak perempuannya untuk menunda pernikahan, namun tidak memperbolehkan anak-anaknya untuk berhubungan seksual sebelum menikah.Namun, anak-anak laki-laki didorong untuk punya pengalaman seksual dengan wanita yang lebih tua atau pelacur. Umur laki-laki yang pantas untuk berhubungan seksual pada budaya ini lebih cepat daripada perempuan. Yang termasuk kelompok ini antara lain, Budaya Latin baik dari Eropa selatan (Portugal, Greece dan Romania) maupun dari Amerika Latin Brazil, Chile, Dominican Republic). Menurut penelitian ini, beberapa masyarakat asia juga jatuh pada kelompok ini, namun hanya Thailand yang didapat datanya.

  • Kelompok yang ketiga: Usia pertama kali pria dan wanita boleh berhubungan seksual cenderung sama. Pada kelompok ini dibagi lagi menjadi dua sub-kelompok, yaitu yang diperbolehkan berhubungan seksual sebelum menikah dan yang tidak diperbolehkan.Pada negara-negara katolik yang bukan negara latin, dan juga Indonesia, masyarakat menuntut untuk menunda berhubungan seksual sebelum pernikahan dan keperawanan dianggap kehormatan untuk perempuan maupun laki-lakinya. Hal ini terjadi juga di Singapura dan SriLangka.Sedangkan sub-kelompok yang kedua terjadi di Negara-negara Eropa Utara dan timur dimana Usia dimulainya kehidupan seksual lebih awal untuk laki-laki maupun perempuan. Dan hubungan seksual boleh dilakukan sebelum adanya ikatan pernikahan.Negara-negara yang masuk kedalam penelitian ini antara lain swiss, Jerman, dan republik czech.



Nilai Sebuah Keperawanan

Keperawanan dianggap sebagai sesuatu yang penting, terlihat dari banyaknya penelitian ataupun ulasan yang membahas tentang topik yang satu ini. Apalagi pada masyarakat yang menganut nilai-nilai agama atau tradisi yang yang mengkaitkan keperawanan dengan pernikahan.


Keperawanan pada perempuan dikaitkan dengan kehormatan pribadi maupun keluarga di banyak budaya, terutapa pada masyarakat yang dikenal dengan "shame societies", dimana kehilangan keperawanan sebelm menikah merupakan aib yang sangat memalukan. Contohnya pada masyarakat Bantu di Afrika Selatan, pemeriksaan keperawanan atau bahkan menjahit labia mayor umum dilakukan {o my... -red}. Biasanya gadis Kenuzi di Sudan menikah sebelum mencapai pubertas (Godard, 1867), dengan laki-laki dewasa yang memeriksa keperawanan gadis tersebut secara manual (Kenedy, 1970). Sunat dilkukan untuk perempuan yang sudah mencapai pubertas disana untuk memastikan mereka tidak berhubungan seksual(Barclay, 1964).


Menurut bukti sejarah, hukum maupun adat istiadat mengharuskan seorang pria yang merayu atau memperkosa seorang perawan untuk bertanggungjawab dengan menikahinya atau membayar biaya kompensasi kepada ayah sang korban. Pada beberapa negara hngga akhir abad-20 jika seorang pria tidak menikahi perempuan yang diambil keperawanannya, maka perempuan itu boleh mengajukan tuntutan dan mendapatkan uang sebagai ganti rugi.


Karena keperawanan dihargai dengan cukup tinggi baik secara moral apalagi dengan uang, beberapa perempuan telah menawarkan keperawanannya untuk dibeli. Tahun 2004, seorang mahasiswi lesbian dari University of Bristol telah menjual keperawanannya secara online seharga £8,400. Tahun 2008, model itali Raffella Fico, 20 tahun, menawarkan keperawanannya untuk 1 juta Euros.


Iseng-iseng saya enasaran lalu mulai mencari apakah ada yang jual keperawanannya di Indonesia, beberapa yang saya temukan:

saya gadis bandung usia 20 thn mau jual keperawanan saya karena saya butuh biaya buat operasi ibu saya,saya harap ada yg mau bantu ibu saya,saya iklas demi ibu saya.hubungi saya ke no XXXXXX.trimakasi



nama saya denia 21f sukabumi,saya mau jual perawan saya buat biaya operasi adik saya yang sakit,bagi siapa saja yang berminat harap hubungi saya XXXX serius.



Saya ingin melepas keperawanan seharga Rp. 25 juta untuk sekolah adik saya yang bernama Teo dan Eilsa. Bila tidak terbukti original, tidak usah bayar. Bagi yang berminat dapat menghubungi XXXX atau XXXXXX.


Beberapa ahli sejarah dan antropolog menyatakan pada masyarakat yang menjunjung tinggi keperawanan sebelum menikah, sebenarnya terdapat banyak terjadi aktivitas seksual pranikah yang tidak melibatkan penetrasi ke vagina: misalnya: oral sex, anal sex, atau masturbasi yang dilakukan bersama-sama. Secara teknis, memang masih perawan namun orang-orang ini tetap aktif secara seksual.



Keperawanan: moralitas atau selaput dara?

Pada perempuan, selaput dara atau hymen menutupi sebagian dari pintu masuk vagina. Selaput ini akan melar atau kadang kala robek saat pertama kali seorang gadis melakukan hubungan seksual.Selaput ini berbeda-beda ukuran, bentuk dan kelenturannya. Sejak dulu, ada atau tidaknya selaput dara merupakan bukti dari keperawanan. Namun sebenarnya, ada atau tidak adanya selaput dara tidak menjamin status keperawanan seorang perempuan. Terkadang aktivtas seksual sama sekali tidak merusak selaput dara yang tebal dan feksibel. Atau selaput dara yang rentan dapat saja rusak sebelum seseorang berhubungan seksual dengan siapapun. Belum lagi jika dia melakukan banyak aktivitas seksual tanpa melakukan penetrasi kedalam vagina. Apakan seseorang yang telah berulangkali melakukan anal sex masih dikategorikan perawan karena selaput daranya masih sempurna?


Keadaan ini diperumit dengan adanya prosedur operasi yang dinamakan hymenorrhaphy untuk memperbaiki atau mengganti selaput dara. (prosedur ini sangat umum di negara-negara yang sangat mengagungkan keperawanan seperti negara-negara timur tengah). Jadi apakah masih bisa kita mengandalkan pemeriksaan selaput dara untuk menentukan seseorang perawan atau tidak?


Jadi apa sebenarnya arti keperawanan untuk kita? apakah keperawanan berarti selaput dara yang sempurna terpasang divagina kita? Apakah keperawanan adalah kebanggaan karena mampu menahan dorongan dasar sebagai manusia? Atau keberhasilan mengikuti norma yang diajarkan oleh leluhur kita? Apakah keperawanan merupakan sebuah simbol moralitas? dimana seseorang yang tidak perawan adalah perempuan amoral yang dianggap sebagai kotoran (dibeberapa negara, gadis yang tertangkap kehilangan keperawanannya dianggap sebagai kotoran).


Penghargaan terhadap keperawanan membuat banyak keputusan buruk yang diambil oleh pasangan remaja, orang tua, atau bahkan institusi pendidikan dan negara. Jika tidak perawan tidak dianggap aib keluarga, seorang remaja putri mungkin tidak akan mengaborsi "anak haramnya" karena takut diusir dari rumah. Atau siswa yang ketauan berhubungan seksual akan terus mendapatkan pendidikan jika tidak dikeluarkan oleh sekolah. Mungkin ada gadis yang akan lebih bahagia di perkawinannya jika tidak dipaksa menikahi laki-laki yang mengambil keperawanannya. Apakah keperawanan memang lebih berharga daripada seorang individu secara keseluruhan dan masa depannya?

Saya pikir keperawanan intinya bukan selaput dara. Inti dari keperawanan juga bukan untuk membedakan nilai dari seorang perempuan. Menurut saya keperawanan merupakan salah satu komponen dari tubuh seorang wanita dan dia punya hak untuk menyimpan, memberikan atau menjualnya. Tanpa harus memberikan alasan, tanpa harus merasa berdosa dan tanpa harus merasa tertekan akan dorongannya sendiri. JIka kamu merasa bahwa agama dan norma keluarga adalah pedoman hidupmu, jagalah baik-baik keperawananmu sampai menemukan orang yang tepat. Jika kamu merasa tubuhmu adalah aset yang menguntungkan, juallah tanpa merasa bersalah. Dan jika kamu menerima dirimu sebagai makhluk seksual dan mampu bertanggung jawab atas segala resikonya, maka jadilah makhluk seksual yang bahagia dan sehat. Anything that makes you sleep better at night...

Sudah sekian lama perempuan tidak punya hak untuk berbicara mengenai tubuhnya sendiri. Jadi apapun yang kamu putuskan terhadap badan kamu, saya pikir... putuskanlah dengan kesadaran dan tanggung jawab penuh atas segala hal yang akan kamu alami.




Sumber data-data: wikipedia



[+/-]click to Read more...

Copyright © 2008 - Love First Aid - is proudly powered by Blogger
Blogger Template