Kali ini saya akan membahas mengenai keperawanan. Bagian yang pertama, saya membicarakan keperawanan secara umum dari segi budaya dan apa yang terjadi belakangan ini terkait dengan bagaimana masyarakat memandang nilai sebuah keperawanan. Jangan lupa isi Pollingnya ya...
Bagian kedua, saya akan membahas bagaimana Indonesia memandang keperawanannya dan bagaimana psikologi membahas hal ini. Selamat membaca...
Penelitian lintas budaya yang dilakukan oleh Michael Bozon, menemukan bahwa budaya modern dapat dibagi tiga dalam kaitannya dengan keperawanan.
Kelompok yang pertama: Budaya dimana keluarga mengatur pernikahan untuk anak-anak yang akan atau baru saja mengalami pubertas. Pernikahan dilakukan kepada laki-laki yang usianya lebih tua. Usia laki-laki untuk berhubungan seks pertama kali (baik dalam atau diluar pernikahan)jauh lebih tua daripada usia wanita. India (Nepal)dan Sub-Saharan Africa (Mali, Senegal and Ethiopia)masuk pada kelompok ini.
Kelompok yang kedua: Budaya dimana keluarga menuntut anak-anak perempuannya untuk menunda pernikahan, namun tidak memperbolehkan anak-anaknya untuk berhubungan seksual sebelum menikah.Namun, anak-anak laki-laki didorong untuk punya pengalaman seksual dengan wanita yang lebih tua atau pelacur. Umur laki-laki yang pantas untuk berhubungan seksual pada budaya ini lebih cepat daripada perempuan. Yang termasuk kelompok ini antara lain, Budaya Latin baik dari Eropa selatan (Portugal, Greece dan Romania) maupun dari Amerika Latin Brazil, Chile, Dominican Republic). Menurut penelitian ini, beberapa masyarakat asia juga jatuh pada kelompok ini, namun hanya Thailand yang didapat datanya.
Kelompok yang ketiga: Usia pertama kali pria dan wanita boleh berhubungan seksual cenderung sama. Pada kelompok ini dibagi lagi menjadi dua sub-kelompok, yaitu yang diperbolehkan berhubungan seksual sebelum menikah dan yang tidak diperbolehkan.Pada negara-negara katolik yang bukan negara latin, dan juga Indonesia, masyarakat menuntut untuk menunda berhubungan seksual sebelum pernikahan dan keperawanan dianggap kehormatan untuk perempuan maupun laki-lakinya. Hal ini terjadi juga di Singapura dan SriLangka.Sedangkan sub-kelompok yang kedua terjadi di Negara-negara Eropa Utara dan timur dimana Usia dimulainya kehidupan seksual lebih awal untuk laki-laki maupun perempuan. Dan hubungan seksual boleh dilakukan sebelum adanya ikatan pernikahan.Negara-negara yang masuk kedalam penelitian ini antara lain swiss, Jerman, dan republik czech.
Nilai Sebuah Keperawanan
Keperawanan dianggap sebagai sesuatu yang penting, terlihat dari banyaknya penelitian ataupun ulasan yang membahas tentang topik yang satu ini. Apalagi pada masyarakat yang menganut nilai-nilai agama atau tradisi yang yang mengkaitkan keperawanan dengan pernikahan.
Keperawanan pada perempuan dikaitkan dengan kehormatan pribadi maupun keluarga di banyak budaya, terutapa pada masyarakat yang dikenal dengan "shame societies", dimana kehilangan keperawanan sebelm menikah merupakan aib yang sangat memalukan. Contohnya pada masyarakat Bantu di Afrika Selatan, pemeriksaan keperawanan atau bahkan menjahit labia mayor umum dilakukan {o my... -red}. Biasanya gadis Kenuzi di Sudan menikah sebelum mencapai pubertas (Godard, 1867), dengan laki-laki dewasa yang memeriksa keperawanan gadis tersebut secara manual (Kenedy, 1970). Sunat dilkukan untuk perempuan yang sudah mencapai pubertas disana untuk memastikan mereka tidak berhubungan seksual(Barclay, 1964).
Menurut bukti sejarah, hukum maupun adat istiadat mengharuskan seorang pria yang merayu atau memperkosa seorang perawan untuk bertanggungjawab dengan menikahinya atau membayar biaya kompensasi kepada ayah sang korban. Pada beberapa negara hngga akhir abad-20 jika seorang pria tidak menikahi perempuan yang diambil keperawanannya, maka perempuan itu boleh mengajukan tuntutan dan mendapatkan uang sebagai ganti rugi.
Karena keperawanan dihargai dengan cukup tinggi baik secara moral apalagi dengan uang, beberapa perempuan telah menawarkan keperawanannya untuk dibeli. Tahun 2004, seorang mahasiswi lesbian dari University of Bristol telah menjual keperawanannya secara online seharga £8,400. Tahun 2008, model itali Raffella Fico, 20 tahun, menawarkan keperawanannya untuk 1 juta Euros.
Iseng-iseng saya enasaran lalu mulai mencari apakah ada yang jual keperawanannya di Indonesia, beberapa yang saya temukan:
saya gadis bandung usia 20 thn mau jual keperawanan saya karena saya butuh biaya buat operasi ibu saya,saya harap ada yg mau bantu ibu saya,saya iklas demi ibu saya.hubungi saya ke no XXXXXX.trimakasi
nama saya denia 21f sukabumi,saya mau jual perawan saya buat biaya operasi adik saya yang sakit,bagi siapa saja yang berminat harap hubungi saya XXXX serius.
Saya ingin melepas keperawanan seharga Rp. 25 juta untuk sekolah adik saya yang bernama Teo dan Eilsa. Bila tidak terbukti original, tidak usah bayar. Bagi yang berminat dapat menghubungi XXXX atau XXXXXX.
Beberapa ahli sejarah dan antropolog menyatakan pada masyarakat yang menjunjung tinggi keperawanan sebelum menikah, sebenarnya terdapat banyak terjadi aktivitas seksual pranikah yang tidak melibatkan penetrasi ke vagina: misalnya: oral sex, anal sex, atau masturbasi yang dilakukan bersama-sama. Secara teknis, memang masih perawan namun orang-orang ini tetap aktif secara seksual.
Keperawanan: moralitas atau selaput dara?
Pada perempuan, selaput dara atau hymen menutupi sebagian dari pintu masuk vagina. Selaput ini akan melar atau kadang kala robek saat pertama kali seorang gadis melakukan hubungan seksual.Selaput ini berbeda-beda ukuran, bentuk dan kelenturannya. Sejak dulu, ada atau tidaknya selaput dara merupakan bukti dari keperawanan. Namun sebenarnya, ada atau tidak adanya selaput dara tidak menjamin status keperawanan seorang perempuan. Terkadang aktivtas seksual sama sekali tidak merusak selaput dara yang tebal dan feksibel. Atau selaput dara yang rentan dapat saja rusak sebelum seseorang berhubungan seksual dengan siapapun. Belum lagi jika dia melakukan banyak aktivitas seksual tanpa melakukan penetrasi kedalam vagina. Apakan seseorang yang telah berulangkali melakukan anal sex masih dikategorikan perawan karena selaput daranya masih sempurna?
Keadaan ini diperumit dengan adanya prosedur operasi yang dinamakan hymenorrhaphy untuk memperbaiki atau mengganti selaput dara. (prosedur ini sangat umum di negara-negara yang sangat mengagungkan keperawanan seperti negara-negara timur tengah). Jadi apakah masih bisa kita mengandalkan pemeriksaan selaput dara untuk menentukan seseorang perawan atau tidak?
Jadi apa sebenarnya arti keperawanan untuk kita? apakah keperawanan berarti selaput dara yang sempurna terpasang divagina kita? Apakah keperawanan adalah kebanggaan karena mampu menahan dorongan dasar sebagai manusia? Atau keberhasilan mengikuti norma yang diajarkan oleh leluhur kita? Apakah keperawanan merupakan sebuah simbol moralitas? dimana seseorang yang tidak perawan adalah perempuan amoral yang dianggap sebagai kotoran (dibeberapa negara, gadis yang tertangkap kehilangan keperawanannya dianggap sebagai kotoran).
Penghargaan terhadap keperawanan membuat banyak keputusan buruk yang diambil oleh pasangan remaja, orang tua, atau bahkan institusi pendidikan dan negara. Jika tidak perawan tidak dianggap aib keluarga, seorang remaja putri mungkin tidak akan mengaborsi "anak haramnya" karena takut diusir dari rumah. Atau siswa yang ketauan berhubungan seksual akan terus mendapatkan pendidikan jika tidak dikeluarkan oleh sekolah. Mungkin ada gadis yang akan lebih bahagia di perkawinannya jika tidak dipaksa menikahi laki-laki yang mengambil keperawanannya. Apakah keperawanan memang lebih berharga daripada seorang individu secara keseluruhan dan masa depannya?
Saya pikir keperawanan intinya bukan selaput dara. Inti dari keperawanan juga bukan untuk membedakan nilai dari seorang perempuan. Menurut saya keperawanan merupakan salah satu komponen dari tubuh seorang wanita dan dia punya hak untuk menyimpan, memberikan atau menjualnya. Tanpa harus memberikan alasan, tanpa harus merasa berdosa dan tanpa harus merasa tertekan akan dorongannya sendiri. JIka kamu merasa bahwa agama dan norma keluarga adalah pedoman hidupmu, jagalah baik-baik keperawananmu sampai menemukan orang yang tepat. Jika kamu merasa tubuhmu adalah aset yang menguntungkan, juallah tanpa merasa bersalah. Dan jika kamu menerima dirimu sebagai makhluk seksual dan mampu bertanggung jawab atas segala resikonya, maka jadilah makhluk seksual yang bahagia dan sehat. Anything that makes you sleep better at night...
Sudah sekian lama perempuan tidak punya hak untuk berbicara mengenai tubuhnya sendiri. Jadi apapun yang kamu putuskan terhadap badan kamu, saya pikir... putuskanlah dengan kesadaran dan tanggung jawab penuh atas segala hal yang akan kamu alami.
Sumber data-data: wikipedia
